Teror Kuyang dan Kolor Ijo Semakin Menjadi di Barabai, Ini Penjelasan Logisnya

Barabai – Kuyang dan Kolor Ijo masih menjadi sosok yang membuat keresahan di malam hari bagi masyarakat Barabai dan sekitarnya atau Hulu Sungai Tengah. Terakhir adalah ketika teror terjadi di daerah perkotaan yakni di Jalan Ulama. Dimana bermula dari adanya masyarakat yang mendengar bunyi “Gagarincing” alias gemerincing, Kemudian terlihat sosok yang sedang berdiri tinggi dengan rambut sepinggang dan juga ada bunyi seperti orang yang sedang mendengkur alias mangaruh. Namun, hal ini masih sama seperti kasus yang telah ada alias sudah terjadi, dimana sosok tersebut hanya sebatas atau sekilas dilihat tanpa adanya momen kamera yang berhasil menangkap sosok tersebut sehingga masih menjadi perdebatan di masyarakat apakah sosok tersebut benar-benar nyata atau tidak.

Warga Jalan Ulama Barabai Diteror Kuyang dan Kolor Ijo

Untuk menjawab akan hal ini tentu saja kita harus kembalikan mengenai sosok Kuyang dan Kolor itu sendiri yang seperti apa pada dasarnya. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai sosok mistis yang belakangan menjadi trend di masyarakat tersebut.

Kuyang

Sosok ini memang salah satu yang fenomenal di tanah Kalimantan. Dimana keberadaan Kuyang telah dipercaya dari dulu hingga sekarang masih tetap ada berkeliaran di antara masyarakat. Pada umumnya korbannya adala wanita yang hamil dan melahirkan serta anak bayi. Sementara orang yang melakukan atau menjadi kuyang itu sendiri adalah orang yang menginginkan mendapatkan kasih sayang dari suaminya yang telah memiliki wanita tambatan hati yang lain alias beristeri dua.

Kuyang sendiri ada dua macam yang beredar isunya di masyarakat. Dimana sosok ini ada sosok jadi-jadian yang seperti dijelaskan di atas, yakni manusia yang bersahabat dengan jin untuk mendapatkan hal dengan mudah dan praktis. Sementara ada pula isu yang beredar bahwa kuyang hutan alias memang jin dari awal.

Kolor Ijo

Sosok yang kedua, yang disebutkan adalah sosok sang suami dari Kuyang yang belakangan merajalela adalah sosok yang juga fenomenal di Tanah Jawa. Dimana korbannya sendiri biasanya adalah perempuan perawan yang kemudian disetubuhi olehnya dengan jumlah tertentu untuk mendapatkan kekayaan secara mudah dan praktis. Intinya adalah mereka yang menggunakan ilmu ini ingin sugih alias melakukan pesugihan dengan sekutu jin.

Keberadaan kuyang dan kolor ijo sendiri memang sudah semakin menjadi teror menakutkan di malam-malam warga di Barabai. Namun, hal ini seakan ditepis oleh wartawan Antara yang mencoba menggali informasi dan juga menyimpulkan bahwa adanya dua sosok mistis yang membuat heboh di masyarakat hanyalah isapan jempol belaka. Secara logis memang ada benarnya, pasalnya hingga saat ini belum ada korban yang benar-benar bisa dijadikan saksi atau juga saksi mata sendiri belum bisa menjelaskan secara pasti mengenai bagaimana dan seperti apa sosok misterius Kuyang dan juga Kolor Ijo ini tepatnya.

Penjelasan wartawan Antaranews ini sendiri memang sedikit memberikan angin segar bagi siapa saja yang membacanya. Namun sekali lagi, teror ini semakin kuat, seperti sudah menjadi doktrin di tengah masyarakat jadi sulit untuk percaya namun sulit juga untuk mengelak mengenai keberadaannya. Yang jadi permasalahan tentu saja adalah mental anak-anak yang mendengar cerita mistis yang menakutkan ini. Apakah nantinya hal ini bisa berdampak buruk bagi mereka? Kemungkinan besar iya. Oleh karena itu, tentu peran orang tua untuk berperilaku biasa dan memberi kekuatan pada anak untuk tetap tenang tentu adalah hal yang paling tepat dan bijak saat ini.

Kemudian berpatokan kepada Islam. Dalam Islam sendiri sosok Jin dan juga Setan dibenarkan dan layak untuk diimani alias dipercaya keberadaannya. Bukan bermaksud menakut-nakuti namun waspada dan ikhtiar adalah hal yang dibenarkan. Namun, percayalah bahwa mereka adalah golongan yang akan menggoda manusia untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, pastikan bahwa kita semua bisa meningkatkan Keimanan kita terhadap ALLAH SWT untuk menjadikan mental kita kuat hingga mampu melawan rasa takut pada dua makhluk mistis tersebut.

Kemudian masalah bamban dan juga haduk yang belakangan mulai menjadi senjata yang selalu digunakan oleh warga untuk menangkal Kuyang dan juga Kolor Ijo itu sendiri, pastikan hanya sebagai syarat untuk melawan dan tetap kekuatan maha tinggi hanya punya Allah. Sementara bamban dan juga haduk tersebut hanya syarat dan bantuan dari Allah. Bukan sebagai benda yang menjadi inti dari kekuatan yang sebenarnya, agar nantinya anda tidak masuk ke dalam tingkah laku yang menjadi SIRIK alias menyekutukan ALLAH. naudzubillahi min dzalik.

Kemudian menghindari perpecahan di masyarakat, usahakan untuk menghindari perdebatan mengenai keberadaan sosok Kuyang dan Kolor Ijo yang menjadi trend saat ini. Karena dipastikan akan ada orang-orang yang membenarkan dan juga nantinya akan ada orang yang menyanggah. Saat ini, terlepas dari benar atau tidaknya sosok keduanya, yang harus dilakukan adalah bersatu dan tetap rukun dan saling menguatkan. Insya Allah teror ini akan menghilang dengan sendirinya.

Selebihnya, semoga bermanfaat.

Tags:
author

Author: 

Ulun neh kada lain kada bukan adalah anak nang bangaran Yazid Fahmi. Disa kalahiran ulun Gayaba. Mun kada tahu di Gayaba cobai ae andika mamakai acil gugil. Lamun kadada jua, baikhtiar ae balalah ka Disa Limpasu, Disana banyak haja nang tahu lawan Gayaba, mun lawan Yazid ada dua talu nang bangaran Yazid disana. Nitu haja dahulu panganalan diri ulun niya mun handak tahu ulun minta pin BB atau Nomor Hapi pian ae. hehehe

Related Posts

One Response

  1. author

    HermanJanuary 13, 2017 at 7:29 amReply

    malam tadi ku disitu pas lagi banyak orangnya dan batakun jua lawan orang rumah yang dinaikinya, itu dilihat gambar sudah sadikit orangnya berarti pas ku sudah bulik 🙂

Leave a Reply